Header Ads

Informasi Terbaru

Panduan Dapodik 2026.b: Cara Install, Isi Data Listrik & Sarpras Biar Valid

Panduan Dapodik 2026.b: Cara Install, Isi Data Listrik & Sarpras Biar Valid

Halo Rekan Operator Sekolah (Ops) se-Indonesia!

Sudah siap "ngoding" data lagi? Kemendikdasmen resmi merilis Dapodik Versi 2026.b untuk Semester Genap ini. Berbeda dengan update biasa, versi kali ini membawa menu baru yang cukup teknis, terutama di bagian Sarpras (Listrik & Internet).

Biar tidak bingung menghadapi validasi merah yang tiba-tiba muncul, berikut adalah Panduan Lengkap Dapodik 2026.b yang kami rangkum dari dokumen resmi. Simak langkah-langkahnya supaya data sekolah Anda aman dan valid!

1. Panduan Instalasi: Wajib Uninstall Versi Lama!

Jangan salah langkah di awal. Versi 2026.b dirilis dalam bentuk Installer, bukan Patch.

  1. Unduh Installer: Ambil file Dapodik_2026.b.exe di laman resmi dapo.kemendikdasmen.go.id.
  2. Bersihkan Laptop: Lakukan Uninstall Aplikasi Dapodik versi sebelumnya (2026.a) sampai tuntas.
  3. Install & Refresh: Lakukan instalasi versi baru, lalu jangan lupa tekan Ctrl+F5 (penyegaran peramban) agar tampilan aplikasi update sempurna.

2. Panduan Isi Data Listrik (Bisa Multi-Sumber)

Di versi ini, kolom data listrik berubah total. Sekolah sekarang bisa (dan wajib) mencatat lebih dari satu sumber listrik jika memang ada.

Langkah Pengisian:

  • Masuk ke menu Sekolah -> Data Rinci -> Listrik.
  • Isi Daya Listrik (VA) sesuai tagihan PLN.
  • Isi ID Pelanggan dan Nomor Meter.
  • Fitur Baru: Di bagian bawah form, ada opsi "Menjadi listrik utama".
    • Pilih "Ya, Utama" untuk sumber yang paling sering dipakai (misal: PLN).
    • Jika sekolah punya Genset/Panel Surya cadangan, input lagi sebagai data baru dan pilih "Tidak, Bukan Utama".

Catatan: Data Listrik kini kena validasi Wajib Isi. Jadi pastikan diisi lengkap agar bisa sinkron.

3. Panduan Data Internet & Fitur "Speed Test"

Ini dia fitur yang paling high-tech di versi 2026.b. Kita diminta mengisi detail kualitas jaringan internet sekolah secara riil.

Cara Mengisi:

  1. Masuk ke menu Sekolah -> Data Rinci -> Internet.
  2. Pilih Jenis Layanan (Fiber Optik/Wireless/Seluler) dan Provider (Indihome, Biznet, dll).
  3. Speed Test Wajib:
    • Pastikan laptop terhubung ke wifi sekolah.
    • Gunakan tombol Internet Speed Test yang ada di aplikasi.
    • Klik Test Upload, Test Download, dan Test Latency.
    • Hasil angka (Mbps dan ms) akan otomatis masuk ke kolom isian.

Tips Lapangan: Jika fitur speed test di aplikasi loading-nya lama, Anda bisa tes manual via situs luar (seperti speedtest.net) lalu ketik angkanya secara manual ke kolom Bandwidth Up/Down dan Latency.

4. Panduan Integrasi Buku (SIBI)

Cek menu Perpustakaan sekolah Anda. Sekarang referensi buku sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).

  • Kita tidak bisa lagi mengetik judul buku sembarangan.
  • Pilih buku berdasarkan daftar referensi resmi yang muncul dari sistem SIBI agar data terstandarisasi.

5. Info Khusus: PAUD HI & Input Siswa Baru

  • Untuk PAUD: Penghitungan indikator Dashboard PAUD HI sekarang otomatis berdasarkan isian di menu Data Rinci, Sanitasi, dan Peserta Didik. Tidak ada input manual di dashboard lagi.
  • Untuk PAUD & SD: Tombol "Tambah Peserta Didik" di aplikasi lokal SUDAH DITUTUP. Input siswa baru wajib dilakukan lewat laman Manajemen Satuan Pendidikan (sp.datadik.kemendikdasmen.go.id).

Panduan Dapodik 2026.b ini menekankan pada detail data sarpras yang lebih akurat. Segera kerjakan isian Listrik dan Internet (Speed Test) ini karena tenggat waktu perbaikan data sarpras dibatasi hingga 28 Februari 2026.

Download Panduan Dapodik 2026.b

Selamat bekerja, salam satu data!

No comments

Bagaimana pendapat Anda?